Setelah Purbaya Diganti, Prabowo Diperingatkan Krisis Ekonomi di Depan Mata
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Prof. Anhar Gonggong memperingatkan potensi krisis ekonomi Indonesia dalam 6 bulan hingga 1 tahun ke depan jika pendekatan ekonomi tidak segera diubah. Ia menyoroti beban utang Rp10.000 triliun, dana kontraktor infrastruktur Rp10 triliun yang mengendap di Kemenkeu, korupsi, serta tekanan dari konflik geopolitik di Selat Hormuz dan Laut Merah yang memengaruhi sektor energi. Anhar mengingatkan kembali krisis ekonomi pada era 1960-an, menyatakan 'Jangan sampai kita menghadapi kenyataan tahun 60-an sampai tahun 1965'. Ia mendorong Presiden Prabowo segera melakukan konsolidasi dengan ekonom, politikus, dan akademisi untuk merumuskan kebijakan yang objektif dan mencegah krisis yang lebih dalam.
Bagikan
Berita terkait
Mahfud soal Pidato Prabowo: Sekarang Saya Percaya Dia Tidak Berdaulat sebagai Presiden
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 09.10
Perkuat Pemberantasan Korupsi dan Lalu Lintas, 2 Satuan Polri Didorong Naik Tingkat Jadi Badan
JawaPos · 18 September 2026 pukul 14.45
Kepala Bappisus Pastikan Kawal Proyek PSEL Bogor Raya Senilai Rp2,8 Triliun
Media Indonesia · 17 September 2026 pukul 21.20
Indonesia Ajukan Kebijakan Clean Cooking di G20
JawaPos · 17 September 2026 pukul 17.45