Setelah Waste-to-Energy, Pemerintah Kembangkan Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi 'DWM'
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah mengembangkan Decentralized Waste Management (DWM) sebagai pendukung pengelolaan sampah terdesentralisasi yang melengkapi waste-to-energy (WTE). Program ini ditandai dengan komitmen bersama PT PLN EPI, PT DDMF, PT Rekind, dan PT PNRE, dibuka di Bandung dengan kerja sama DLH Kota Bandung. PLN EPI akan menjadi pembeli utama hasil pengolahan DWM, membuka peluang ekonomi sirkular untuk limbah menjadi sumber energi. DWM tidak menggantikan WTE, melainkan melengkapi dengan pendekatan terdesentralisasi. PLN EPI juga telah mengembangkan rantai pasok biomassa dengan 2,5 juta ton tahunan, 99% dari limbah agro, melalui program cofiring untuk mengurangi bahan bakar fosil.
Bagikan
Berita terkait
Dari Sampah-Energi Bersih, Local Hero Pertamina Ajarkan Kemandirian Omah Sinau
kumparan · 12 September 2026 pukul 20.34
Sampah Jadi Cuan, GO-SARI Gerakkan Ekonomi Sirkular Warga Bantul
CNN Indonesia · 15 Agustus 2026 pukul 09.45
Chandra Asri & Lintas Sektor Perluas Cakupan KOLASE hingga 120 Sekolah
Detik.com · 25 September 2026 pukul 08.41
Ubah Sampah Jadi Energi, Teknologi WTE Dorong Energi Berkelanjutan
SINDOnews · 24 September 2026 pukul 21.40