Sinyal Baru Asing, Borong Saham Bank BUMN
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp273,5 miliar pada perdagangan 6 Agustus 2026. Tekanan jual terbesar menyasar PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai bersih mencapai Rp215 miliar. Namun, sekaligus terjadi rotasi portofolio dari saham defensif menuju saham perbankan BUMN dan sektor energi.
Di tengah pola jual, investor asing justru melakukan akumulasi pada sejumlah bank pelat merah. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) menjadi tujuan utama dengan net buy Rp82,7 miliar, diikuti PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) sebesar Rp44,7 miliar dan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) senilai Rp43,5 miliar. Pola ini mengindikasikan rotasi dana di dalam sektor perbankan, di mana investor mengurangi eksposur pada BBCA yang selama ini dikenal sebagai saham defensif, sembari meningkatkan kepemilikan di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melemah tipis 0,12% ke level 6.343,71 pada perdagangan yang sama. Nilai transaksi mencapai Rp18,18 triliun dengan volume perdagangan 54,91 miliar saham dalam 2,67 juta kali transaksi. Sebanyak 265 saham menguat, 337 saham melemah, dan 192 saham belum bergerak.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
SINDOnews · 8 Agustus 2026 pukul 14.54
IHSG Menguat 2,78% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Paling Cuan dan Boncos
Berita terkait
IHSG Turun 0,43% ke 6.413,15 pada Awal Perdagangan
Warta Ekonomi · 21 September 2026 pukul 09.08
IHSG Anjlok 1,53% Sepekan ke 6.441, Investor Asing Jual Bersih Rp 1,79 T
kumparan · 19 September 2026 pukul 07.31
IHSG Tembus Lagi 6.500, Naik 0,73% di Awal Perdagangan
Warta Ekonomi · 18 September 2026 pukul 09.30
Hari Kelima IHSG di Zona Merah, Asing Kabur dari Saham Ini
CNBC Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.00