Sinyal Positif Ekonomi RI: Pengangguran Turun 24 Ribu Orang
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314709/original/077774000_1785763686-publikasi_1785761243_6a708ddb84b23.jpeg)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan kondisi pasar tenaga kerja Indonesia mengalami perbaikan seiring pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,29% pada kuartal II/2026. Jumlah pengangguran turun sebesar 24.000 orang hingga Mei 2026, sehingga total penganggur berkurang menjadi 7,22 juta orang dengan tingkat pengangguran terbuka (TPT) sebesar 4,65%, turun dari 4,68% pada Februari 2026. Peningkatan ini juga diikuti dengan bertambahnya jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 522.000 orang, mencapai total 148,19 juta orang. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, Moh Edy Mahmud, menjelaskan penurunan ini terjadi karena peningkatan jumlah angkatan kerja yang terserap oleh pasar kerja. Angkatan kerja mencapai 155,41 juta orang, sementara kategori bukan angkatan kerja mencapai 64,82 juta orang. Dari total penduduk yang bekerja, 98,98 juta orang bekerja penuh, 38,42 juta orang bekerja paruh waktu, dan 10,79 juta orang bekerja setengah penganggur.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 5 Agustus 2026 pukul 18.33
BPS: Pasar Kerja Serap Lebih dari Setengah Juta Orang dalam 3 Bulan
Detik.com · 5 Agustus 2026 pukul 16.17
500 Ribu Orang RI Dapat Kerja pada Februari-Mei 2026
SINDOnews · 5 Agustus 2026 pukul 13.23
Masih Ada 7,22 Juta Pengangguran di Indonesia, Begini Rincian Laporan BPS
Detik.com · 7 Agustus 2026 pukul 10.39
Makin Banyak Orang RI Kerja Paruh Waktu, Kini Tembus 38,41 Juta
Berita terkait
Data BPS: Jumlah Pengangguran Indonesia Turun Jadi 7,22 Juta Orang
Liputan6.com · 5 Agustus 2026 pukul 15.13
Tsunami Kebangkrutan, 1.000 Perusahaan Jepang Gulung Tikar
CNBC Indonesia · 12 Agustus 2026 pukul 20.10
Lulusan SMK Penyumbang Pengangguran Tertinggi, BPS Ungkap Datanya
Liputan6.com · 7 Agustus 2026 pukul 17.31
BPS: Dalam Tiga Bulan, Lebih dari Setengah Juta Orang Terserap di Pasar Kerja
SINDOnews · 6 Agustus 2026 pukul 13.17