Siswa SMP yang Tewas Dianiaya Ternyata Sudah 4 Kali Terima Kekerasan di Sekolah
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Polres Pemalang menetapkan satu orang anak berkonflik dengan hukum (ABH) karena dugaan kekerasan terhadap anak di SMP yang menyebabkan siswa kelas VII meninggal dunia. Kasus kekerasan terjadi empat kali sejak Juli 2026 di lingkungan sekolah, tepatnya di bawah pohon dekat gerbang utama sekolah. Korban sempat dirawat di Puskesmas Randudongkal dan Rumah Sakit Muhammadiyah Mardhatillah sebelum meninggal pada Minggu (2/8). Dari 17 saksi yang dipertemukan, termasuk guru BK, guru mata pelajaran, teman sekolah, dan tenaga medis, semua memberikan keterangan terkait kasus ini yang kemudian dilaporkan ke polisi oleh ibu korban.
Bagikan
Berita terkait
BPDP Libatkan 42 Lembaga Pendidikan Percepat Peremajaan Sawit Rakyat
Media Indonesia · 25 Agustus 2026 pukul 15.56
UT dan Perguruan Tinggi Mitra Perkuat Smart Learning Center Nagari Pangian
JPNN.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.33
Legislator Gerindra Kawal Sekolah Rakyat di Sigi, Cek Langsung ke Lokasi
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 13.22
Singapura Berikan Dana Hampir Rp1 Miliar untuk Setiap Bayi yang Lahir
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 13.20