Soal Upah Kupas Bawang, Politikus PDIP: Bisa Rp210 Juta per Bulan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Politikus PDIP, Mohamad Guntur Romli, menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang upah pengupas bawang Rp700.000 per kilogram dalam sebuah pidato. Ia membandingkan angka ini dengan harga bawang yang diterima petani di Brebes, yaitu Rp22.000 per kilogram, melalui unggahan di Instagram pada 15 Agustus 2026. Guntur Romli berbagi cerita seorang kawannya yang merupakan petani bawang dan tertarik beralih profesi karena perbedaan harga yang signifikan.
Perhitungan sederhana menunjukkan jika pengupas mampu mengupas 10 kg bawang per hari, penghasilan harian mencapai Rp7 juta, dan pendapatan bulanan bisa mencapai Rp210 juta jika dilakukan selama 30 hari. Sebaliknya, petani harus menjalani proses panjang selama dua bulan, mulai dari pengolahan tanah hingga panen, dengan biaya dan tenaga besar, namun harga jual bawang tetap rendah. Guntur Romli mempertanyakan keberadaan lowongan kerja pengupas bawang dengan upah setinggi itu.
Ia meminta pemerintah atau pihak terkait memberikan penjelasan lebih lanjut untuk mengklarifikasi pernyataan presiden tersebut, termasuk informasi mengenai lokasi dan ketersediaan lowongan bagi masyarakat yang tertarik menjadi pengupas bawang.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 15.04
Sekjen Parpol Koalisi Prabowo Bertemu, Herman Khaeron Ungkap Agenda Besar
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 14.00
Istana Jelaskan soal 8 Tamu Spesial yang Disapa Prabowo di Sidang Kenegaraan
Berita terkait
Pidato Prabowo Soal Upah Kupas Bawang Disebut Bisa Berujung Hukuman Mati
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 15.20
Geger! Geng SOP 'Berhasil' Lumpuhkan Pusat Komando Prabowo
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 11.50
Rp700 Ribu per Kg vs Rp34 Ribu: Heboh Upah Kupas Bawang ala Prabowo
Warta Ekonomi · 16 Agustus 2026 pukul 00.30
Prabowo Usulkan Warga Bisa Berkewarganegaraan Ganda, Apa Lagi nih?
JPNN.com · 15 Agustus 2026 pukul 08.50