Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Soroti Perombakan Kilat Polri, Gede Pasek: Strategi Pangkas Kekuatan Listyo Sigit dan Perebutan Kendali 2029

Ketua Umum PKN, Gede Pasek Suardika, menilai perombakan cepat 88 jabatan strategis dan 19 Kapolda oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai strategi politik untuk melucuti kekuatan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Langkah ini dilakukan dalam waktu 24 jam setelah pelantikan pada Oktober 2026 guna memastikan monoloyalitas di tubuh Polri dan memutus kendali pasukan loyalis Listyo Sigit.

Gede Pasek menyebut perpindahan Listyo Sigit ke posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) sebagai bentuk pengisolasian kekuasaan karena tidak lagi memegang komando personel. Selain itu, revisi UU Polri mengenai penambahan usia pensiun yang sebelumnya diinisiasi Listyo kini justru menguntungkan Kapolri Suyudi. Fenomena ini dinilai menggeser Polri menjadi kekuatan politik berseragam yang berorientasi pada kontestasi Pemilu 2029.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait