Soroti Perombakan Kilat Polri, Gede Pasek: Strategi Pangkas Kekuatan Listyo Sigit dan Perebutan Kendali 2029
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua Umum PKN, Gede Pasek Suardika, menilai perombakan cepat 88 jabatan strategis dan 19 Kapolda oleh Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto sebagai strategi politik untuk melucuti kekuatan mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Langkah ini dilakukan dalam waktu 24 jam setelah pelantikan pada Oktober 2026 guna memastikan monoloyalitas di tubuh Polri dan memutus kendali pasukan loyalis Listyo Sigit.
Gede Pasek menyebut perpindahan Listyo Sigit ke posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP) sebagai bentuk pengisolasian kekuasaan karena tidak lagi memegang komando personel. Selain itu, revisi UU Polri mengenai penambahan usia pensiun yang sebelumnya diinisiasi Listyo kini justru menguntungkan Kapolri Suyudi. Fenomena ini dinilai menggeser Polri menjadi kekuatan politik berseragam yang berorientasi pada kontestasi Pemilu 2029.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 4 Oktober 2026 pukul 09.10
Daftar 7 Pati Polri Naik Pangkat Jadi Komjen
SINDOnews · 4 Oktober 2026 pukul 08.00
Pesan Kapolri Suyudi ke 27 Pejabat Utama Polri: Segera Beradaptasi hingga Beri Pelayanan Optimal
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 21.40
Kapolri Baru Suyudi Lantik 27 Pejabat Utama Polri dan Kapolda
Liputan6.com · 3 Oktober 2026 pukul 20.35
Kapolri Jenderal Suyudi Lantik 27 Pejabat Polri dan Kapolda Baru
Berita terkait
Mutasi di Tubuh Bareskrim Polri, Dirtipidsiber dan Dirtipidnarkoba Berganti
Detik.com · 3 Oktober 2026 pukul 18.11
Kapolri Suyudi Rombak Jajaran Polri, Kapolda Metro hingga Pejabat Utama Berganti'.
Warta Ekonomi · 3 Oktober 2026 pukul 11.34
Kapolri Tunjuk Irjen Asep Safrudin Jadi Kabareskrim Polri
CNN Indonesia · 3 Oktober 2026 pukul 10.53
Pelepasan Kapolri di Mabes Polri, Listyo: Terima Kasih
kumparan · 2 Oktober 2026 pukul 23.26