Jakarta · Rabu, 16 September 2026Cari
WargaKonoha

Suahasil Dicecar Isu Warisan Purbaya, Pilih Bungkam soal INA hingga Utang Whoosh

Menteri Keuangan Suahasil Nazara langsung dihadapkan pada sejumlah isu fiskal penting setelah dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 14 September 2026, menggantikan Purbaya Yudhi Sadewa. Isu-isu tersebut meliputi penyesuaian peringkat utang Indonesia Investment Authority (INA) oleh Fitch Ratings, penyelesaian utang proyek kereta cepat Whoosh, pengelolaan Saldo Anggaran Lebih (SAL) di perbankan nasional, dan rencana setoran dividen Danantara sebesar Rp120 triliun ke Kementerian Keuangan. Dalam kesempatan di depan awak media usai Sidang Paripurna DPD RI, Suahasil memilih tidak memberikan penjelasan detail dan mengarahkan pertanyaan ke agenda resmi Kementerian Keuangan, yakni APBN KiTa.

Suahasil dilantik untuk mengisi sisa masa jabatan Kabinet Merah Putih periode 2024-2029, setelah Purbaya Yudhi Sadewa menyelesaikan masa jabatannya selama sekitar satu tahun. Dengan pergantian ini, berbagai kebijikan dan isu yang berkembang di bawah kepemimpinan sebelumnya menjadi tanggung jawab baru bagi Suahasil. Beberapa isu, seperti penempatan SAL dan penyelesaian utang Whoosh, memiliki dampak langsung pada pengelolaan keuangan negara dan likuiditas pemerintah.

Sementara itu, isu terkait INA dan dividen Danantara menjadi sorotan publik terkait pengelolaan aset dan investasi negara. Suahasil menyatakan bahwa penjelasan terkait isu-isu tersebut akan disampaikan dalam forum resmi Kementerian Keuangan, tanpa memberikan timeline spesifik kapan hal tersebut akan terjadi.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait