Syarat Mutlak Dedi Mulyadi Jadi Cawapres Prabowo: Jangan Tinggalkan Gerindra
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Dr. Selamat Ginting, analis Politik dan Militer Universitas Nasional, menilai peluang Dedi Mulyadi (KDM) menjadi cawapres Prabowo pada Pilpres 2029 cukup terbuka lebar. Ia menyatakan Prabowo akan melakukan kalkulasi politik untuk menghindari memberikan keuntungan besar kepada partai lain. Jika berpasangan dengan Puan Maharani atau Pramono Anung dari PDIP, Prabowo dianggap memberikan 'karpet merah'. Sama halnya jika berpasangan dengan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari Demokrat. Sebagai alternatif aman, Ginting mengacu pada contoh SBY yang tidak berpasangan ulang dengan Jusuf Kalla untuk menghindari 'karpet kuning' Golkar. Karena itu, peluang KDM tetap di Gerindra menjadi pilihan yang paling aman menurutnya.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNBC Indonesia · 29 September 2026 pukul 14.29
Megawati dan Prabowo Bakal Bertemu Lagi, Janji Makan Nasi Goreng Bareng
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 10.15
Prabowo Bareng Dasco Sambangi Megawati di Teuku Umar
Berita terkait
Jangan Sekali-kali Bikin Dedi Mulyadi Tak Nyaman di Gerindra, Bisa Berbalik Jadi Lawan Prabowo di Pilpres 2029
Warta Ekonomi · 14 Agustus 2026 pukul 14.06
Dedi Mulyadi Berpeluang Jadi Cawapres Prabowo? Begini Kalkulasi Politik Terbaru
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 15.25
Prabowo Pernah Jadi 'Korban' Politik 3 Tokoh Besar, Akankah Dedi Mulyadi Jadi yang Keempat?
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 11.20
Jokowi, Ahok, dan Anies Disebut 'Anak Macan' yang Gigit Prabowo, Pengamat: Secara Politik Enggak Tahu Diri!
Warta Ekonomi · 29 September 2026 pukul 11.00