Tak Khawatir AI, Trump Ingin Pengembangan Tak Ditahan-Tahan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden Trump menolak usulan pembatasan pengembangan AI dari CEO Anthropic Dario Amodei. Trump menyatakan kepemimpinan pemerintah yang kuat sudah cukup untuk mengawasi AI, sekaligus menyindir Amodei yang disebutnya mengambil posisi seolah-olah tidak memiliki risiko. Trump menegaskan pemerintah memiliki kewenangan hukum dan regulasi terhadap perusahaan AI, serta mengklaim pencegahan langkah berisiko telah dilakukan. Ia juga menyatakan penolakan terhadap pembangunan pusat data AI justru dapat menguntungkan China dalam persaingan teknologi AS-China. Amodei mengusulkan tiga langkah memperlambat inovasi AI dan memperketat pengawasan tanpa mengurangi daya saing AS. Gagasan ini mendapat dukungan CEO OpenAI Sam Altman dan Elon Musk (xAI). Perbedaan pandangan ini menambah ketegangan antara pemerintahan AS dan Anthropic, sekaligus memperlihatkan perdebatan mengenai seberapa jauh pemerintah perlu mengawasi AI dalam upaya mempertahankan posisi teknologi global.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 16 September 2026 pukul 17.29
CEO Teknologi Desak Regulasi Tangkal Ancaman AI, Trump Menolak!
CNN Indonesia · 15 September 2026 pukul 07.25
Bos Anthropic Peringatkan AI Bisa Lepas Kendali, Ancam Manusia
SINDOnews · 16 September 2026 pukul 17.29
DeepSeek Sebut Anthropic Jadi Raja AI seperti Hitler Pegang Bom Atom
Detik.com · 16 September 2026 pukul 12.15
Beda Jalan Trump dan Xi Jinping dalam Teknologi Penentu Zaman
Berita terkait
Dunia Bersiap Hadapi Petaka Besar, Presiden Malah Bilang Begini
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.15
Bos OpenAI Sam Altman Yakin Industri AI Mampu Atur Keamanan Secara Mandiri
Media Indonesia · 16 September 2026 pukul 07.35
Petaka di Depan Mata, Trump Kasih Komentar Tak Terduga Soal AI
CNBC Indonesia · 15 September 2026 pukul 21.00
Dilema Regulasi AI: Ancaman Eksistensial dan Pertaruhan Politik AS
Media Indonesia · 15 September 2026 pukul 15.15