Tak Perlu ke Luar Negeri, Perbaikan Mesin Pesawat Kini Bisa di Batam
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/1046383/original/089108000_1446807378-20151106-Hanggar-4-GMF-masih-kekurangan-Teknisi-AY-1.jpg)
Kementerian Perhubungan RI resmi menganugerahkan sertifikasi Approved Maintenance Organization (AMO) kepada PT Batam Aero Engine (BAE). Dengan lisensi AMO 145D111, perbaikan dan perawatan mesin pesawat serta Auxiliary Power Unit (APU) kini dapat dilakukan di Batam tanpa perlu ke luar negeri. Direktur Penerbangan Ditjen Perhubungan Udara, Sokhib Al Rokhman, menyatakan BAE telah memenuhi seluruh persyaratan keselamatan, kualitas, dan standar kelaikudaraan sesuai regulasi. BAE merupakan bagian dari ekosistem MRO Batam Aero Technic (BAT) yang berbasis di Nongsa, Batam, dan dikelola Lion Group. Presiden Direktur Lion Group, Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi, menekankan fasilitas khusus untuk komponen mesin pesawat dan APU. Penghematan biaya perawatan di luar negeri diproyeksikan dapat menjadi sumber devisa baru apabila maskapai internasional menggunakan jasa BAE. Kehadiran BAE juga diproyeksikan menciptakan efek ganda bagi perekonomian lokal, termasuk pembukaan lapangan kerja berkualitas. Saat ini, kawasan Batam Aero Technic telah menyerap sekitar 5.000 tenaga kerja.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 18 Agustus 2026 pukul 21.17
Bantu Korban Gempa NTT, Lion Group Kirim 1.000 Selimut hingga 600 Makanan
Berita terkait
Gempa Ende NTT: Lion Group Tunda Penerbangan demi Keselamatan Penumpang
Media Indonesia · 17 Agustus 2026 pukul 13.59
Bioskop & Bengkel Pesawat Bakal Berdiri di IKN
Detik.com · 16 Agustus 2026 pukul 07.55
Lion Group Mau Bangun Bengkel Pesawat di IKN
Detik.com · 15 Agustus 2026 pukul 16.26
Menhan Sjafrie: Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Tempur TNI AU
Media Indonesia · 19 Agustus 2026 pukul 18.31