Target Lifting Minyak 2027 Jadi 612.500 Barel per Hari, Mampukah Tercapai?
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri ESDI Bahlil Lahadalia menargetkan lifting minyak bumi Indonesia mencapai 612.500 barel per hari (bph) pada 2027, naik tipis dari target 2026 sebesar 610.000 bph. Target ini berada di kisaran 605.000-620.000 bph yang sebelumnya diajukan dalam RAPBN 2027. Pengamat Hadi Ismoyo menilai target cukup ambisius karena blok utama seperti Andaman, Cepu, dan Rokan sudah mengalami penurunan produksi. Untuk mencapai target, pemerintah perlu melakukan well work, pengeboran infill well, pengembangan teknologi Enhanced Oil Recovery (EOR), serta mempercepat Plan of Development (POD) dan Plan of Production (PoP). Namun, produksi sumur baru cenderung intermiten dengan back reserves tidak besar. Sementara itu, Moshe Rizal menyatakan bahwa angka lifting mencakup Natural Gas Liquids (NGL), sehingga penambahan 7.500 bph dari 605.000 bph harus jelas diketahui. Tantangan terbesar adalah investasi untuk eksplorasi baru dan teknologi, serta perbaikan iklim investasi migas untuk daya tarik Indonesia sebagai destinasi investasi.
Bagikan
Berita terkait
Transjakarta Laut Bakal Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu
JPNN.com · 4 September 2026 pukul 21.10
Anggaran Kantor Bahlil Disetujui Rp27 T di 2027, Terbesar Buat Ini
CNBC Indonesia · 4 September 2026 pukul 16.25
Indonesia Tawarkan 138 Blok Migas ke Investor Rusia di Eastern Economic Forum
VOI · 4 September 2026 pukul 15.00
Zero ODOL 2027 Segera Diterapkan, Kakorlantas Minta Polri Petakan Masalah Sejak Sekarang
Warta Ekonomi · 4 September 2026 pukul 14.15