Jakarta · Minggu, 20 September 2026Cari
WargaKonoha

Telkom Ajak Perguruan Tinggi Perkuat Ketahanan Siber dan AI lewat Kolaborasi Pentahelix

PT Telkom Indonesia mendukung transformasi digital perguruan tinggi melalui kolaborasi pentahelix pada Indonesia Higher Education CIO Forum 2026 di ITB. Forum ini membahas ketahanan siber, AI, dan persiapan menghadapi komputasi kuantum, dengan partisipasi rektor dan CIO dari berbagai universitas IDREN serta pimpinan internasional. Telkom menekankan pentingnya kolaborasi untuk mengatasi kesenjangan digital secara lebih efisien dibandingkan institusi yang bertindak sendiri.

Menurut Direktur Telkom Seno Soemadji, kesiapan digital memengaruhi akreditasi, daya serap lulusan, dan reputasi riset. Namun, tingkat kesiapan antar kampus masih bervariasi, dengan sebagian sudah terintegrasi IDREN dan lainnya masih bergantung pada satu koneksi tanpa cadangan. Solusi yang ditawarkan meliputi penggunaan model data nasional, Security Operations Center (SOC), dan Computer Security Incident Response Team (CSIRT).

Telkom juga menyiapkan arsitektur quantum-safe dengan menggabungkan Post-Quantum Cryptography (PQC), Quantum Key Distribution (QKD), dan Zero-Trust Architecture. Langkah awal yang disarankan adalah inventarisasi kriptografi dan rencana migrasi PQC sebelum 2030. Telkom memosisikan tiga peran: tulang punggung digital nasional, inovasi kampus melalui joint lab, dan akses teknologi melalui kemitraan global. Inisiatifnya mencakup produk AI, platform kedaulatan, dan program Digistar Class.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait