Jakarta · Selasa, 1 September 2026Cari
WargaKonoha

Tembus Hutan Rimba Kanekes, PNM Buktikan Pemberdayaan Sampai ke Tanah Baduy

PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM melalui program Mekaar untuk pertama kalinya menyalurkan pembiayaan di tanah Baduy luar, khusunya di kawasan Lebak 2 yang hanya dapat dijangkau dengan berjalan kaki melewati hutan. Tiga perempuan asli suku Baduy—Saenah, Juni, dan Sarti—menjadi nasabah pertama. Mereka mengenal program ini dari saudara mereka yang sudah menjadi nasabah sebelumnya. Pembiayaan pertama mereka sebesar Rp4 juta hingga Rp6 juta digunakan untuk membeli hasil bumi saat musim panen, mendukung usaha warung, dan memperdalam penjualan kain khas serta tas koja buatan tangan. Dengan modal ini, barang-barang usaha bisa dibeli dan perputaran modal usaha semakin lancar.

Kehadiran PNM Mekaar di wilayah terpencil ini menjadi bagian dari upaya menjangkau wilayah 3T (terdepan, terluar, dan tertinggal). Jarak dan akses yang terbatas sebelumnya menjadi hambatan bagi warga untuk mengakses layanan keuangan formal. Sekarang, layanan datang langsung ke mereka. Model bisnis PNM Mekaar tidak hanya menyalurkan modal usaha, tetapi juga memberikan pendampingan agar nasabah tidak hanya memulai atau memperbesar usaha, tetapi juga belajar dan bertumbuh secara berkelanjutan.

PNM mengoperasikan ratusan unit layanan di berbagai wilayah dengan tantangan geografis serupa, untuk memastikan bahwa keterbatasan lokasi tidak menghalangi akses terhadap layanan keuangan yang dapat mendukung perekonomian lokal, terutama bagi perempuan di komunitas adat yang tertua di Indonesia ini.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait