Jakarta · Rabu, 30 September 2026Cari
WargaKonoha

Teringat Masa Lalu, Nasi Goreng Jadi Sinyal Megawati Gabung Koalisi Prabowo-Gibran?

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Jalan Teuku Umar, Jakarta, pada Senin 28 September 2026. Pertemuan tidak berlanjut hingga makan malam, sehingga rencana makan nasi goreng bersama ditunda. Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan nasi goreng belum disajikan karena belum waktunya, dan agenda ini dijadwalkan untuk pertemuan berikutnya. Sehari setelahnya, Dasco menegaskan nasi goreng akan disiapkan pada kesempatan lain.

Nasi goreng dalam pertemuan ini mengingatkan publik pada momen serupa pada 24 Juli 2019, ketika Megawati menyajikan nasi goreng kepada Prabowo sebelum ia bergabung ke pemerintahan Jokowi. Pengamat politik Yunarto Wijaya menilai nasi goreng menjadi simbol penting dalam hubungan politik keduanya. Namun, ia menegaskan tidak perlu berasumsi bahwa pertemuan ini menandakan PDIP akan bergabung ke koalisi pemerintah.

Sementara itu, Ketua DPP PDIP Said Abdullah menegaskan partainya tetap berada di luar pemerintahan sebagai penyeimbang. PDIP membuka ruang untuk pertemuan lanjutan, dengan target 17 Oktober 2026 sebagai ulang tahun Prabowo. Namun, hingga kini belum ada keputusan resmi mengenai keanggotaan PDIP dalam koalisi pemerintah.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait