Tips Mengatur Gaji bagi Freelance Biar Tak Boncos
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2408892/original/068569100_1542257059-bady-qb-490187-unsplash.jpg)
Banyak freelance menghadapi ketidakpastian gaji, seperti Misbah yang selama dua tahun menjalani ojek online dan tidak cukup menjadi penghasilan utama. Karena hal ini, ia sering mencari pekerjaan tetap. Andoko, CEO Cerdas Keuangan, menyarankan membangun lebih dari satu sumber income untuk mengurangi ketergantungan pada satu klien. Safir Senduk menekankan pentingnya menabung honor freelance tepat setelah dana cair dan mencatat gaji rata-rata serta cashflow secara rutin. Freelance harus menyiapkan dana darurat enam sampai 12 bulu, proteksi seperti BPJS dan asuransi, serta menyisihkan pajak sejak awal. Diversifikasi layanan dan harga dapat membantu menjaga penghasilan tetap masuk tiap bulan meski tidak menentu.
Bagikan
Berita terkait
wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga
JawaPos · 14 Agustus 2026 pukul 01.45
wondr by BNI Bantu Nasabah Kelola Keuangan Keluarga Lebih Terencana
Detik.com · 13 Agustus 2026 pukul 17.27
Auto Cuan, Bunga Deposito Allo Bank Naik Jadi 9%
CNBC Indonesia · 23 September 2026 pukul 11.50
Ingin Liburan Akhir Tahun Terwujud? Sisihkan Gaji Segini Setiap Bulan
Liputan6.com · 22 September 2026 pukul 12.00