TOWR Kantongi Kontrak Rp100,1 Triliun hingga 2045, Bisnis Menara Jadi Penopang Utama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) mengantongi contracted revenue senilai Rp100,1 triliun hingga 2045, memberikan visibilitas pendapatan jangka panjang. Nilai kontrak pada semester I-2026 hampir dua kali lipat dibanding 2020 (Rp52,2 triliun), setara 9x pendapatan 2025. Sebagian 74% kontrak berasal dari bisnis menara, sisanya Rp26 triliun dari non-menara. Pendapatan operasional semester I 2026 mencatat Rp7,2 triliun, tumbuh 12,7% YoY. Laba bersih naik 12,4% menjadi Rp1,86 triliun. Net debt Rp44,1 triliun dengan rasio net debt/EBITDA 3,94 kali. Biaya pendanaan 5,55%. TOWR berfokus pada pengembangan FWA dan spektrum baru untuk mendukung pertumbuhan infrastruktur menara serta fiber.
Bagikan
Berita terkait
TOWR Bidik FWA dan Spektrum Baru, Bisnis Menara hingga Fiber Siap Digenjot
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 12.58
TOWR Punya 36.892 Menara, Incar Peluang dari Internet Rakyat
Warta Ekonomi · 8 September 2026 pukul 15.26
Bukan Investasi Jangka Pendek, Danantara Bidik Portofolio Global dan Cuan Berkelanjutan
Warta Ekonomi · 7 September 2026 pukul 21.45
ASPIMTEL Dorong Ekonomi Digital Lewat Turnamen Mobile Legends
Liputan6.com · 6 September 2026 pukul 09.10