Trading Futures kripto Makin Diminati, Waspada Risiko Leverage Tetap Mengintai
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Volume perdagangan derivatif kripto global mencapai USD 12,7 triliun pada kuartal II 2026, melampaui jauh perdagangan spot sebesar USD 1,95 triliun pada periode yang sama. Di Indonesia, nilai perdagangan derivatif kripto mencapai Rp 4,4 triliun hingga April 2026, menandakan pertumbuhan yang signifikan. Pertumbuhan ini mendorong inovasi fitur, seperti Pintu Futures Lite yang diluncurkan oleh Pintu untuk menarik trader pemula dan menengah. Fitur ini memungkinkan pengguna membuka posisi Long atau Short dengan leverage hingga 25 kali, dilengkapi dengan alat pengelolaan risiko seperti Isolated Margin, Take Profit, dan Stop Loss. Penggunaan leverage yang tinggi meningkatkan potensi keuntungan, tetapi juga memperbesar risiko kerugian yang signifikan. Oleh karena itu, penting bagi trader untuk memahami mekanisme dan mengatur risiko dengan bijak sebelum berpartisipasi dalam trading derivatif kripto.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
JPNN.com · 20 Agustus 2026 pukul 03.25
Lewat Futures Lite, PINTU Perluas Adopsi Trading Derivatif Crypto
Berita terkait
Pasar Kripto Kompak Menguat, Analis Ungkap Potensi Bitcoin Tembus US$100.000
Warta Ekonomi · 20 Agustus 2026 pukul 13.34
Industri Kripto Makin Besar, Bursa CFX Mulai Perkuat Fondasi Bisnis Berkelanjutan
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 22.01
Bitcoin Koreksi, Solana dan Ethereum Bertahan Hijau di Tengah Gejolak Globa
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 14.52
Investor Pemula, Ini Cara Baca Peluang Cuan Saham Sebelum Tutup Tahun
Detik.com · 19 Agustus 2026 pukul 14.18