Transisi Energi Indonesia Masuk Fase Eksekusi, Kementerian ESDM Ungkap Capaian 17,3 Persen
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Pemerintah Indonesia menyatakan pengembangan energi baru, terbarukan, dan konservasi energi (EBTKE) telah memasuki fase eksekusi, dengan implementasi yang mencapai 17,3 persen pada semester ini. Hal ini disampaikan Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, dalam pembukaan The 12th IndoEBTKE ConEx 2026 di Jakarta. Pemerintah kini menggesa percepatan realisasi proyek strategis untuk mencapai target bauran energi baru terbarukan (EBT) sebesar 30 persen pada 2034. Fokus pemerintah beralih dari perencanaan ke pelaksanaan langsung di lapangan. Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri ESDM Yuliot menekankan pentingnya memperkuat kemandirian energi nasional melalui swasembada, hilirisasi, dan perluasan akses energi bagi masyarakat dan industri. Upaya ini bertujuan memastikan pasokan energi yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada energi impor.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
CNN Indonesia · 2 September 2026 pukul 11.15
6 Kesepakatan EBT Diteken di IndoEBTKE ConEx 2026, Bioetanol-Hidrogen
Detik.com · 2 September 2026 pukul 09.46
Eddy Soeparno Sebut Transisi Energi Harus Menjadi Strategi Pembangunan
Berita terkait
Wow! 84% Potensi Panas Bumi ASEAN Ternyata Ada di Indonesia
CNBC Indonesia · 20 Agustus 2026 pukul 11.02
ASPEBINDO Dorong Bioenergi Menjadi Kekuatan Bisnis dan Ketahanan Energi Nasional
JPNN.com · 28 Agustus 2026 pukul 09.44
Prabowo Minta Menteri hingga Bos PLN Rampungkan PLTS 100 GW 3 Tahun: Bisa?
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 16.20
Resmi Meluncur! 14 PLTS Ini Jadi Pembuka Mega Proyek 100 GW
Detik.com · 25 Agustus 2026 pukul 15.51