Tren Ritel Berubah, Pengembang Pilih Fokus Bangun Ekosistem
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9313710/original/031513700_1785669334-email-attachment_2026_07_31_pramita-tristiawati_peritel-makin-selektif-pilih-lokasi-usaha-pengembang-di-tangerang-pilih-putar-strategi_IMG-20260730-WA0034.jpg)
Pelaku usaha ritel di Indonesia kini tidak lagi menjadikan lokasi premium sebagai satu-satunya pertimbangan ekspansi. Berdasarkan Quarterly Property Market Report Colliers Indonesia kuartal I 2026, tren berubah menuju pemilihan lokasi berdasarkan aktivitas kawasan dan kekuatan ekosistem. Pusat perbelanjaan makin berperan sebagai destinasi gaya hidup melalui kurasi penyewa yang ketat, penyelenggaraan acara, dan penyediaan ruang sosial yang tidak tergantikan platform online.
Data Colliers mencatat tingkat kekosongan mal premium Jakarta pada kuartal I 2026 sebesar 4,2%, dipengaruhi penutupan salah satu department store utama di Mal Kelapa Gading 1. Permintaan ruang ritel tetap tumbuh, terutama dari sektor F&B dan merek ritel mewah internasional. Terbatasnya pasokan mal premium baru mendorong kenaikan tarif sewa rata-rata 1,09% secara kuartalan. Kondisi ini memaksa pelaku usaha lebih selektif dan mengadopsi format gerai alternatif untuk menjaga efisiensi operasional.
Summarecon Serpong merespons tren tersebut dengan mengembangkan Serpong CBD sebagai kawasan terintegrasi yang kini dihuni lebih dari 12.000 keluarga dan 2.000 unit ruko. Kawasan ini siap meluncurkan kawasan komersial Strozzi Commercial dengan harga mulai Rp 4 miliar, ditujukan untuk F&B, ritel, wellness, dan layanan profesional. Model pengembangan yang mengintegrasikan hunian, komersial, dan fasilitas pendukung menjadi kunci keberlangsungan bisnis ritel ke depan.
Bagikan
Berita terkait
Bisnis Pusat Perbelanjaan Berubah, Mal Kini Tak Cukup Andalkan Okupansi
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 15.15
Mal-Mal di Jabodetabek Tetap Buka Normal di Tengah Erupsi Anak Krakatau
kumparan · 7 September 2026 pukul 04.00
Ada Demo-Bos Pengusaha Ungkap Kondisi Terkini, Mal Siagakan SOP Khusus
CNBC Indonesia · 27 Agustus 2026 pukul 14.17
Bak di Tokyo, Jakarta Bakal Punya Mal Bawah Tanah Nyambung MRT
CNBC Indonesia · 23 Agustus 2026 pukul 07.00