Trump Perintahkan AL AS Tinggalkan Teknologi Peluncur Canggih, Pilih Kembali ke Ketapel Uap Lama
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden AS Donald Trump memerintahkan Angkatan Laut AS untuk tidak memasang sistem pembersih elektromagnetis (EMALS) pada kapal induk kelas Ford keempat, USS John F. Kennedy, dan kembali menggunakan sistem ketapel uap tradisional. Keputusan ini menyebabkan biaya tambahan jutaan dolar dan menimbulkan kritik dari mantan perwira militer yang menyebutnya tidak efisien. Trump selama bertahun-tahun mengkritik EMALS karena dianggap terlalu kompleks dan tidak sekuat sistem uap. Ia pernah mengatakan bahwa hanya 'Albert Einstein' yang bisa memahami sistem tersebut. Menurut militer AS, EMALS justru lebih andal, hemat energi, hemat air, dan membutuhkan lebih sedikit personel dibandingkan ketapel uap. Sistem ini juga mengurangi keausan pesawat saat pembuatan. General Atomics, produsen EMALS, menyatakan keputusan ini membutuhkan pertimbangan cermat mengingat hampir separuh produksi kapal sudah selesai. Para ahli dan mantan militer menilai kembali ke ketapel uap adalah langkah yang tidak logis secara teknis dan finansial.
Bagikan
Berita terkait
Trump Minta Kapal Induk AS Balik Pakai Teknologi Jadul, Kenapa?
Detik.com · 14 Agustus 2026 pukul 20.15
Donald Trump Dipertimbangkan Jadi Nama Kapal Induk Baru AS
SINDOnews · 22 Agustus 2026 pukul 16.35
Paksa Kapal Induk AS Pakai Teknologi Jadul, Trump Dikritik
Detik.com · 20 Agustus 2026 pukul 13.20
Masa Tugas Awak USS Abraham Lincoln Tembus 260 Hari, Trump: Belum Cukup Lama
Warta Ekonomi · 15 Agustus 2026 pukul 19.50