Tuding Dedi Mulyadi Kabur Saat Diminta Tanda Tangan, Mahasiswa: KDM Cuma Cari Panggung
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Mahasiswa Beryl Geovanni Xenoglosi mengkritik Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) terkait aksi demonstrasi kerusakan Jalan Badami-Loji di Karawang pada 14 September 2026. Beryl menuding kehadiran KDM hanya untuk pencitraan atau 'cari panggung' karena tidak memberikan komitmen konkret dan diduga menghindari penandatanganan tuntutan massa. Ia juga mempertanyakan penggunaan anggaran buzzer untuk membangun citra KDM di media sosial.
Menanggapi hal tersebut, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa perbaikan jalan tersebut sudah berjalan sejak ia menjabat. Pemerintah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp17 miliar dari provinsi dan Rp48 miliar melalui dana Inpres Jalan Daerah. Dedi menekankan bahwa kerusakan berulang terjadi akibat kendaraan bertonase besar yang melebihi kapasitas jalan, sehingga diperlukan solusi menyeluruh agar anggaran tidak terbuang sia-sia.
Bagikan
Berita terkait
Dedi Mulyadi Desak APBD Garut Direvisi, Anggaran Jalan Dinilai Minim
Warta Ekonomi · 15 September 2026 pukul 07.24
Dedi Mulyadi Pertanyakan Anggaran Jalan Garut yang Cuma Rp80 Miliar
Warta Ekonomi · 13 September 2026 pukul 20.02
Viral Kritik Jalan Rusak, Mahasiswa Cecar Dedi Mulyadi: Berapa Anggaran Buzzer yang Dikeluarkan?
Warta Ekonomi · 17 September 2026 pukul 08.00
Gubernur Dedi Mulyadi Buat Live Bursa Kerja Keliling di Jawa Barat
JPNN.com · 16 September 2026 pukul 19.00