Tumbuh 17,5%, Ini Rahasia Laba BRI Tembus Rp 31,2 Triliun
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5352955/original/038665600_1758160870-IMG-20250918-WA0004.jpg)
PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) meraup laba bersih sebesar Rp 31,2 triliun pada kuartal II 2026, tumbuh 17,5% secara tahunan. Direktur Utama Hery Gunardi menyatakan, capaian ini didorong oleh penguatan dana murah, pertumbuhan kredit, dan kenaikan pendapatan berbasis komisi (fee-based income). Strategi transformasi BRIvolution Reignite mendukung ini melalui peningkatan porsi Current Account Saving Account (CASA) via platform digital BRImo, QRIS, dan jaringan AgenBRILink. Lebih dari 75% portofolio kredit BRI dialokasikan untuk sektor UMKM, sementara penyaluran kredit mikro, SME, dan konsumer juga meningkat. Total pendapatan BRI mencapai Rp 80,5 triliun, naik 9,9% dari Rp 73,3 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya. BRI juga mencatatkan penyaluran kredit sebesar Rp 1.646 triliun (tumbuh 16,2% YoY) dan total aset sebesar Rp 2.352 triliun (naik 11,7%).
Bagikan
Berita terkait
BRI: Penguatan digital banking dorong rasio dana murah ke 67,6 persen
ANTARA News · 31 Agustus 2026 pukul 13.44
Asing Net Buy di Sesi 1, Saham BBRI Diborong
CNBC Indonesia · 31 Agustus 2026 pukul 13.44
13 Pejabat Kementerian Pertanian Terbukti Judol, Langsung Dicopot!
Detik.com · 31 Agustus 2026 pukul 13.40
Prabowo Target Tutup 700 BUMN hingga Akhir 2026, Hemat Rp 100 Triliun
kumparan · 31 Agustus 2026 pukul 13.39