Turis Israel Diusir Pemilik Gym di Bali, Pihak Imigrasi Denpasar Bakal Telusuri
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan perseteruan antara pemilik gym di Ubud, Gianyar, Bali, dengan tiga warga negara asing (WNA) yang diduga terafiliasi dengan militer Israel. Pemilik gym menegur ketiganya lantaran salah satu pengunjung dinilai bersikap tidak sopan kepada staf. Dalam percakapan, pemilik gym menyatakan mengetahui bahwa ketiganya adalah warga Israel dan anggota Israel Defense Forces (IDF), serta masuk ke Indonesia menggunakan paspor negara lain, bukan paspor Israel. Akhirnya, ketiganya diminta untuk meninggalkan tempat kebugaran tersebut.
Imigrasi Kelas I TPI Denpasar dan Polsek Ubud sedang menelusuri video tersebut untuk memverifikasi identitas dan status ketiga WNA tersebut. Kasi Teknologi, Informasi, dan Komunikasi Kantor Imigrasi Kelas I TPI Denpasar, Putu Suhendra, menyatakan bahwa pihaknya akan mengecek informasi yang beredar. Kapolsek Ubud, I Wayan Putra Antara, juga menyampaikan bahwa penyelidikan sedang berlangsung.
Buntut pengusiran tersebut, pemilik gym mendapatkan ulasan bintang satu di Google Review dari pihak yang bersangkutan dengan tuduhan rasis dan diskriminasi berdasarkan agama. Pemilik gym membantah tudingan tersebut, menyatakan penolakan dilakukan bukan karena agama, melainkan karena keterkaitan dengan warga Israel, personel IDF, dan sikap kasar kepada staf. Sementara itu, pengecekan terhadap identitas dan status ketiga WNA masih berlangsung.
Bagikan
Berita terkait
Saiful Si Pendekar Skena Ungkap Sisi Lain Dunia 'Content Creator'?
SINDOnews · 1 Oktober 2026 pukul 16.46
Oknum Babinsa Cekcok dengan Satpol PP Razia Kafe di Samarinda, Kodim Minta Maaf
kumparan · 23 September 2026 pukul 18.51
Persija Minta Kasus Diskriminasi Terhadap STY Diproses Berdasarkan Fakta & Bukti
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 14.40
STY Jadi Korban Diskriminasi Dirtek Java United FC di Bali, Persija Sentil PSSI
JPNN.com · 23 September 2026 pukul 09.34