Ubah Limbah Sabut Kelapa Jadi Cuan, Kisah Nasabah PNM Mekaar Berdayakan Warga Pesisir
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9362095/original/065610200_1790757342-nasabah-mekaar-membuka-peluang-usaha-di-pesisir-pa.jpeg)
Iga Analusya, wanita 32 tahun dari pesisir Padang, mengubah limbah sabut kelapa menjadi produk kerajinan bernilai jual melalui Farilla Craft. Setelah mengikuti pelatihan pengolahan sabut kelapa pada 2021, ia bergabung dengan PNM Mekaar pada 2023 dengan modal awal Rp3 juta untuk membeli bahan baku. Sekarang, Farilla Craft mampu memproduksi 100 pinsil per batch dengan waktu tiga minggu, dan plafon pinjaman telah mencapai Rp8,5 juta. Usaha ini melibatkan 15-20 pengrajin, sebagian besar ibu rumah tangga. Iga aktif dalam program Mekaarpreneur 2026 yang meningkatkan pengetahuan tentang teknologi dan promosi media sosial. Keberhasilan Farilla Craft didukung oleh pendampingan PNM yang tidak hanya memberikan akses modal, tetapi juga pelatihan dan wawasan bisnis.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 29 September 2026 pukul 17.33
PNM Mekaar Bantu Hidupkan Blangkon Jawa di Tengah Kemajuan Zaman
CNN Indonesia · 29 September 2026 pukul 17.01
PNM Mekaar Dampingi Perajin Blangkon Jawa Bertahan di Era Modern
kumparan · 29 September 2026 pukul 16.17
Blangkon Jawa Tetap Hidup di Tengah Perubahan Zaman bersama PNM Mekaar
Berita terkait
Blangkon Jawa Bertahan di Tengah Perubahan Zaman, Usaha Lokal Ini Tumbuh Bersama PNM Mekaar
Liputan6.com · 29 September 2026 pukul 16.33
Beasiswa PNM Jadi Jembatan Pendidikan Anak Nasabah Mekaar
Detik.com · 11 September 2026 pukul 18.57
Beasiswa PNM Jadi Jembatan Pendidikan Anak Nasabah Mekaar Menggapai Mimpi
kumparan · 11 September 2026 pukul 15.22
PNM Salurkan Pembiayaan ke 3 Perempuan Suku Baduy untuk Usaha Hasil Bumi
Detik.com · 1 September 2026 pukul 15.58