UGM Akui Tak Bisa Pastikan Keaslian Ijazah Jokowi yang Kini Beredar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Universitas Gadjah Mada (UGM) mengakui tidak mampu memastikan keaslian ijazah Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang kini beredar. Rektor UGM Prof. Ova Emilia menjelaskan bahwa setelah ijazah diserahkan kepada lulusan, tanggung jawab fisik dokumen tersebut tidak lagi berada pada kampus. Ijazah Jokowi diberikan setelah ia menyelesaikan pendidikan di Fakultas Kehutanan UGM pada 1985. UGM tidak mengambil posisi untuk mengautentikasi dokumen fisik yang saat ini berada di tangan Jokowi, sekaligus menegaskan bahwa ketidakmampuan memastikan dokumen tersebut tidak berarti mengakui ijazah palsu. Polemik keaslian ijazah Jokowi masih belum selesai, meski ia siap menunjukkan dokumen pendidikan lengkap mulai dari SD hingga S1 di Kejaksaan. UGM menyatakan tidak dapat memastikan apakah dokumen yang beredar adalah asli yang dulu diserahkan kampus.
Bagikan
Berita terkait
Rektor Ova: UGM Tak Mau Berkomentar Soal Ijazah yang Kini di Tangan Jokowi
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 11.32
UGM Akui Ijazah Jokowi Pernah Ada, Sekarang di Mana?
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 09.30
Ini Alasan UGM 'Bisa Tak Ikut' dalam Sidang Roy Suryo dan Jokowi Soal Ijazah
Warta Ekonomi · 24 Agustus 2026 pukul 04.30
Ijazah Fisik Jokowi hanya 'A Piece of Paper', UGM Tak Ingin Ikut Perdebatan
Warta Ekonomi · 21 Agustus 2026 pukul 22.51