Jakarta · Rabu, 2 September 2026Cari
WargaKonoha

Usai B50, Pemerintah Kejar Target Mulai Program B60 Tahun Depan

Pemerintah Indonesia akan mulai menerapkan program biosolar dengan campuran minyak sawit 60% (B60) tahun depan, setelah sebelumnya berhasil mengimplementasikan B50. Langkah ini merupakan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat ketahanan energi dan mengurangi ketergantungan pada impor BBM. Wakil Menteri ESDM Yuliot menyampaikan bahwa implementasi B60 akan mencakup koordinasi dari hulu hingga hilir, termasuk ketersediaan crude palm oil (CPO) dan peningkatan kapasitas industri FAME.

Saat ini, pemerintah sedang melakukan evaluasi kesiapan pasokan CPO dan meningkatkan produktivitas penanaman kelapa sawit untuk mendukung kebutuhan bahan baku B60. Industri FAME juga perlu diperluas agar dapat memproduksi campuran minyak sawit yang lebih tinggi. Program ini akan diterapkan secara mandatori baik untuk sektor PSO maupun non-PSO.

Menurut Direktur Jenderal EBTKE Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi, saat ini sekitar 80% penyaluran biosolar di Indonesia sudah menggunakan campuran B50. Pencapaian delivery B50 di Pertamina sudah mencapai lebih dari 90% dalam dua bulan. Pemerintah juga sedang mempercepat proses uji coba B60 bersama seluruh pemangku kepentangannya.

Diberitakan juga oleh


Berita terkait