Usai Video Kontroversi, Jokowi Diamkan Ketum Projo Budi Arie Tak Akan Pernah Diterima oleh PSI
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Ketua DPP PSI Bestari Barus menyatakan bahwa penolakan terhadap pencalonan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi bukan merupakan instruksi dari Presiden Jokowi. Keputusan ini didasarkan pada aspirasi internal partai setelah pernyataan Budi Arie mengenai kemungkinan percepatan pemilu memicu kontroversi. Bestari menekankan bahwa PSI memiliki mekanisme sendu untuk menilai calon anggota berdasarkan kriteria internal yang telah ditetapkan.
Hubungan antara Jokowi dan PSI memang erat, terutama karena Kaesang Pangarep, putra Jokowi, menjabat sebagai Ketua Umum PSI. Namun, Bestari menegaskan bahwa sikap partai tidak boleh disamakan dengan keputusan dari pihak eksternal. PSI ingin menjaga kebebasan internal dalam menentukan dukungan politik.
Sebelumnya, Budi Arie sempat viral dengan pernyataannya mengenai kemungkinan percepatan pemilu sebelum 2029. Ia membandingkan situasi saat ini dengan akhir Orde Baru, di mana terjadi perubahan signifikan pada tahun 1997-1999. Pernyataannya ini menuai kritik dan memicu spekulasi tentang dukungan dari pihak tertentu.
Bagikan
Berita terkait
Singgung Percepatan Pemilu Budi Arie, Bestari Barus: Arahan Jokowi Jelas
Warta Ekonomi · 1 September 2026 pukul 08.20
Budi Arie: Projo Masih Terkait Pak Jokowi
Warta Ekonomi · 28 Agustus 2026 pukul 01.20
Jokowi Disebut Tak Siap Obrolkan Pemilu 2029 dengan Budi Arie
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 21.30
Budi Arie Bahas Pemilu 2029 dengan Jokowi, Ini Kata PSI
Warta Ekonomi · 25 Agustus 2026 pukul 17.02