Utang AS Menggunung, 1 Warga Menanggung Rp 20,65 Miliar
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-gray-landscape-new.png,45,600,0)/kly-media-production/medias/4856444/original/021606300_1717750001-20240512_102627.jpg)
Utang Amerika Serikat mencapai US$ 39 triliun atau Rp 694.356 triliun pada Agustus 2026, setara dengan US$ 116.000 (Rp 20,65 miliar) per warga negara. Laporan Conference Board menyatakan utang ini berpotensi menaikkan biaya pinjaman rumah tangga, bisnis, dan mahasiswa serta menekan program pensiun federal. Skenario gagal bayar utang AS selama seminggu dapat meningkatkan biaya pinjaman usaha kecil 21,6%, mahasiswa 8,7%, dan perumahan 6,7%. Proyeksi utang nasional mencapai 154% PDB pada 2036 dalam skenario dasar, dengan dana perwalian Jaminan Sosial diproyeksikan kehabisan pada 2032, berpotensi memotong tunjangan pensiun 7% dan mengurangi pendapatan tahunan rata-rata 28% pada 2033-2036.
Bagikan
Berita terkait
Utang Amerika Serikat Makin Bengkak, Warga Terancam Bayar Pinjaman Lebih Mahal
Liputan6.com · 19 Agustus 2026 pukul 21.20
Prabowo Minta Cicilan Molinas Murah dan Tanpa DP, BCA Finance Bilang Begini
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 19.19
Pembiayaan EV BCA Finance Naik Tajam, Kini Kuasai hingga 20% Portofolio
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 19.00
Jamkrindo Cetak UMKM Hijau yang Bankable, Perkuat Akses Pembiayaan dan Daya Saing
Warta Ekonomi · 19 Agustus 2026 pukul 18.57