Video:Cetak Laba Rp 252 Miliar di Q2-2026, Ini Sumber Pertumbuhan GOTO
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) membukukan laba bersih Rp 252 miliar pada kuartal II-2026, ditopang pendapatan bersih yang tumbuh 31% secara tahunan menjadi Rp 5,7 triliun. Kinerja ini juga diikuti pertumbuhan EBITDA grup sebesar 137% secara tahunan hingga melebihi Rp 1 triliun, menurut Chief Financial Officer GOTO, Simon Ho.
Pertumbuhan GOTO didorong oleh pengguna platform yang melampaui 70 juta transaksi per tahun, serta lonjakan EBITDA bisnis fintech yang kini melampaui layanan on-demand. Pada Juli 2027, GOTO mulai menerapkan aturan komisi 8% untuk layanan transportasi roda dua dan memastikan kepatuhan terhadap kebijakan tersebut agar operasional berjalan stabil.
Perseroan menurunkan pedoman kinerja On-demand Services dengan memangkas proyeksi laba bisnis sektor ini sebesar Rp 300 miliar. Namun, bisnis fintech diharapkan mampu memberikan kontribusi lebih besar ke depan.
Bagikan
Berita terkait
Laba Terbesar Sepanjang Sejarah, Bos GOTO Ungkap Strateginya
Detik.com · 29 Juli 2026 pukul 19.57
GoTo Bersuara usai Saham Keluar dari Indeks MSCI
CNN Indonesia · 13 Agustus 2026 pukul 12.10
Video:Fundamental Kuat, GOTO Optimistis Perkuat Bisnis Gojek dan Fintech
CNBC Indonesia · 4 Agustus 2026 pukul 11.36
Kuartal II, Pertumbuhan Bisnis Digital Menguat, Bank Raya Catat Laba Bersih Rp 12,01 Miliar
JPNN.com · 31 Juli 2026 pukul 17.38