Wall Street Melemah Imbas Saham Chip dan AI Anjlok
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Wall Street ditutup melemah pada Senin (13/9), dengan indeks S&P 500 turun 0,48 persen ke 7.619,94 poin, Nasdaq turun 0,56 persen ke 26.186,41 poin, dan Dow Jones turun 0,29 persen ke 52.421,17 poin. Penurunan ini terutama dipicu oleh melemahnya saham Nvidia (turun 3,4 persen) dan perusahaan pembuat chip lainnya seperti Micron Technology (turun lebih dari 5 persen), Broadcom, dan AMD (masing-masing turun lebih dari 4 persen). Indeks saham chip PHLX juga anjlok 5,9 persen, memotong kenaikan tahunannya di bawah 57 persen.
Pada hari yang sama, sejumlah petinggi perusahaan kecerdasan buatan (AI) AS menyampaikan kekhawatiran mengenai risiko keselamatan dan menyerukan perlambatan pengembangan AI. Para pemimpin dari Anthropic, OpenAI, dan xAI memperingatkan bahwa pengembangan yang terlalu cepat dapat menimbulkan ancaman nyata bagi aliran investasi miliaran dolar ke industri tersebut.
Investor juga khawatir akibat imbal hasil Treasury AS bertenor 10 tahun yang sempat melewati 5 persen untuk pertama kalinya sejak 2023, menjelang pertemuan Federal Reserve. Analis memperingatkan bahwa tingkat ini dapat memberikan dampak negatif pada ekonomi AS dan mengancam tren kenaikan pasar saham. Berdasarkan CME FedWatch, peluang The Fed menaikkan suku bunga 25 basis poin pada Rabu mencapai 90 persen.
Bagikan
Berita terkait
AS Tambah 162 Ribu Lapangan Kerja
kumparan · 5 September 2026 pukul 06.11
Wall Street Rebound Usai Sektor Saham Pilihan Kembali Dilirik Investor
kumparan · 3 September 2026 pukul 06.00
Wall Street Menguat, Prospek Positif Nvidia Angkat Saham Teknologi
kumparan · 28 Agustus 2026 pukul 06.07
Wall Street Melemah Usai Data Inflasi AS Naik 3,7 Persen
kumparan · 27 Agustus 2026 pukul 06.05