Xi Jinping Ajak Negara Berkembang Ubah Arsitektur Sistem Keuangan
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Presiden China Xi Jinping menekankan pentingnya reformasi arsitektur sistem keuangan internasional agar lebih mencerminkan kepentingan negara-negara Global Selatan. Dalam sesi BRICS+ pada KTT BRICS di New Delhi, India, pada 12-13 September 2026, Xi mendorong negara-negara berkembang memperkuat keterlibatan dalam mengubah sistem keuangan global yang ada.
Selain isu keuangan, Xi juga mendorong pembentukan sistem tata kelola kecerdasan buatan (AI) global berdasarkan kesepakatan internasional yang luas. Ia menyoroti pentingnya menjaga stabilitas rantai industri dan pasokan, terutama di tengah gangguan perdagangan global seperti yang terjadi di Selat Hormuz akibat konflik Amerika Serikat dan Iran.
Xi menilai perluasan BRICS memberikan posisi strategis bagi kelompok tersebut karena berakar pada pasar negara berkembang dan memiliki hubungan erat dengan Global South. Ia mengimbau negara-negara BRICS memanfaatkan kekuatan ini dengan tetap mengedepankan keterbukaan, kerja sama, dan prinsip keuntungan bersama, sekaligus memperkuat integrasi pasar dan menjaga agar rantai industri serta pasokan tetap lancar.
Bagikan
Berita terkait
Apa Hasil KTT BRICS di India? Ini Kata Xi Jinping-Putin hingga Prabowo
CNBC Indonesia · 14 September 2026 pukul 15.00
Presiden Xi desak Global Selatan reformasi arsitektur keuangan global
ANTARA News · 13 September 2026 pukul 19.29
Xi Jinping Usul Zona Open AI Source untuk Negara BRICS
kumparan · 13 September 2026 pukul 15.57
KTT BRICS, Xi Jinping Serukan Perdamaian di Timur Tengah
Detik.com · 13 September 2026 pukul 14.27