Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Yield Treasury AS Tembus 5%, IHSG Diproyeksi Melemah ke 6.371-6.290

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi melemah pada level 6.371-6.290 pada pembukaan Kamis (17/9), setelah terkoreksi 0,38 persen ke 6.436,85 pada Rabu (16/9). Penurunan dipengaruhi oleh sentimen Federal Reserve yang menaikkan federal funds rate 25 bps menjadi 3,75–4,00 persen, kenaikan suku bunga pertama sejak Juli 2023. Yield US Treasury 10 tahun mencapai 5,023%, level tertinggi hampir dua dekade, menimbulkan tekanan pada cost of capital bagi aset berisiko. Stochastics K_D, RSI menunjukkan sinyal negatif, sementara volume perdagangan terus menurun. Mirae Asset Sekuritas Indonesia juga menyebut peluncuran Icomex/Bursa Mineral dan Komoditas Strategis, termasuk timah sebagai komoditas pertama, serta kembalinya mekanisme short selling sejak 15 September yang dapat meningkatkan likuiditas pasar.

Berita terkait