Zidane Jadi Pelatih Prancis Malah Disorot karena Islam, Pemerintah Ikut Membela
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Penunjukan Zinedine Zidane sebagai pelatih baru Timnas Prancis untuk menggantikan Didier Deschamps yang telah memimpin selama 14 tahun justru memicu polemik di luar lapangan. Meskipun Zidane memiliki rekam jejak gemilang sebagai mantan pemain juara Piala Dunia 1998 dan pelatih berprestasi, sejumlah pihak melontarkan kritik dan mempermasalahkan identitas agama Islam yang dianutnya setelah keputusan Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) tersebut diumumkan.
Polemik ini menuai pembelaan dari anggota parlemen Prancis, Abdelkader Lahmar, yang mengkritik perdebatan tersebut. Lahmar menegaskan bahwa isu agama tidak pernah dipertanyakan kepada para pelatih tim nasional sebelumnya seperti Laurent Blanc maupun Raymond Domenech. Pihak FFF sendiri memilih untuk tidak memperpanjang kontroversi dan yakin Zidane tidak akan terganggu oleh isu di luar lapangan.
Ke depan, ukuran keberhasilan Zidane akan ditentukan oleh kinerjanya dalam meracik taktik tim. Ujian perdana bagi sang pelatih akan tersaji pada kompetisi UEFA Nations League mendatang, di mana Prancis dijadwalkan menghadapi tim-tim tangguh dalam grup, yaitu Italia, Belgia, dan Turki. Hasil positif di lapangan diharapkan dapat meredakan polemik identitas yang berkembang.
Bagikan
Berita terkait
Zinedine Zidane umumkan skuad Prancis, panggil lima nama baru
ANTARA News · 19 September 2026 pukul 08.26
Mbappe sebut dilatih Zidane di timnas Prancis seperti adegan film
ANTARA News · 22 September 2026 pukul 05.37
Timnas Italia bungkam Turki dengan skor 4-1
ANTARA News · 29 September 2026 pukul 05.56
UEFA Nations League: Jerman Takluk dari Yunani, Jurgen Klopp Kecewa Berat
JPNN.com · 28 September 2026 pukul 15.00