Zulhas Sebut Pemerintah Bakal Buka Lahan Baru Demi Bensin Hijau E20
Rangkuman otomatis · disusun dengan AI

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyatakan pemerintah akan membuka lahan baru untuk mendukung produksi bahan bakar minyak hijau E20 yang mengandung etanol 20 persen. Lahan baru tersebut akan dikhususkan untuk produksi tebu sebagai bahan baku utama, meskipun pemerintah juga mempertimbangkan bahan baku alternatif seperti singkong dan jagung. Menurut Zulhas, saat ini Indonesia masih kekurangan lahan untuk budidaya tebu, sehingga pembukaan lahan baru diperlukan untuk memastikan pasokan bahan baku etanol yang cukup.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyiapkan rencana pembukaan lahan baru seluas 1 hingga 2 juta hektare untuk mendukung program produksi etanol. Pemerintah akan mengembangkan lahan secara bertahap untuk tiga komoditas utama: tebu (sekitar 1 juta hektare), singkong, dan jagung. Untuk mendukung program ini, pemerintah juga akan memberikan dukungan alat dan mesin pertanian serta melakukan uji coba penanaman jagung di beberapa daerah.
Pemerintah akan membiayai pembangunan pabrik etanol melalui kerja sama BUMN dan sektor swasta. Menurut Amran, alokasi pembiayaan direncanakan 30 persen dari BUMN dan 70 persen dari swasta, dengan tanah yang disiapkan oleh negara sebagai daya tarik bagi investor swasta.
Bagikan
Diberitakan juga oleh
Detik.com · 6 Oktober 2026 pukul 14.18
Pemerintah Mau Buka Lahan Tebu buat Dorong E20
CNBC Indonesia · 7 Oktober 2026 pukul 08.35
Siap-Siap RI Mau Tambah Lahan Tebu Cs, Buat BBM Campur Etanol 20% E20
kumparan · 6 Oktober 2026 pukul 14.06
Zulhas Bakal Tambah Kebun Tebu Agar E20 Tak Ganggu Pasokan Gula
Berita terkait
Amran Bidik Buka Lahan hingga 2 Juta Ha Demi Dorong BBM E20 2029
CNN Indonesia · 22 September 2026 pukul 03.30
Mentan Buka Peluang Proyek Etanol 20 Persen untuk BBM Dimulai Tahun Ini
kumparan · 21 September 2026 pukul 10.33
Garap Etanol, Pemerintah Mau Buka Lahan Tebu, Singkong, Jagung 2 Juta Ha
Detik.com · 21 September 2026 pukul 16.14
Pemerintah Siapkan 2 Juta Hektare Lahan untuk Produksi Etanol
SINDOnews · 21 September 2026 pukul 14.05