20% Anak Muda Indonesia Mengalami Gangguan Emosional, Hanya 8% Dapat Bantuan Profesional
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Survei Kementerian Kesehatan terhadap 54 jari penduduk Indonesia menunjukkan 20% mengalami gangguan emosional, terutama pada anak muda usia 15-24 tahun. Namun, hanya 8% yang mendapatkan bantuan profesional. Kasus depresi paling banyak dialami perempuan. Keterbatasan SDM psikolog klinis yang terpusat di pusat kota membuat akses layanan di daerah terbatas.
Isu kesehatan mental di kalangan anak muda Indonesia (usia 15-24 tahun) kini menjadi perhatian mendesak. Data yang sama menunjukkan ketidakseimbangan antara jumlah penderita dan akses ke layanan profesional. Seminar "Kebijatan dan Implementasi Layanan Kesehatan Mental bagi Masyarakat" oleh PUSKAPA UGM menyoroti bahwa gangguan mental bermula dari persepsi individu terhadap stimulus eksternal.
Kesehatan mental ditentukan oleh kemampuan mengatasi tekanan secara produktif dan bermanfaat bagi sesama. Seorang yang sehat secara mental memiliki hati bahagia, mampu mengatasi tekanan, produktif, dan memberi manfaat bagi sesama.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Tingginya Anak Muda Terkena Tekanan Quarter-Life Crisis, Depresi Paling Banyak Dialami Perempuan
25 September 2026 pukul 18.59 · Baca aslinya ↗
JPNN.com
Masalah Kesehatan Mental yang Mendesak untuk Diatasi
26 September 2026 pukul 23.19 · Baca aslinya ↗