6 Bandara Dibuka Kembali Setelah Erupsi Gunung Anak Krakatau, Penutupan Soekarno-Hatta Dihapus
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Enam bandara yang terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, termasuk Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, Budiarto Curug, Pondok Cabe, dan Atung Bungsu, kembali beroperasi pada 8 September 2026 dengan status OPEN AND RESUMED OPERATIONS setelah proses pembersihan abu dan uji kekesatan runway selesai. Tiga bandara lain, Radin Inten II, Taufiq Kiemas, dan Salakanagara, masih CLOSED dengan estimasi pembukaan pukul 10.00 WIB.
CNN Indonesia melaporkan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkapkan Angkasa Pura menyiapkan bus dan kereta api gratis untuk penumpang internasional yang dialihkan ke lima bandara alternatif setelah penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Seluruh biaya transportasi ditanggung penuh Angkasa Pura, dengan penumpang mendapatkan moda transportasi lanjutan di Bandara Kertajati Bandung, Ahmad Yani Semarang, Yogyakarta, Juanda Surabaya, dan Adi Soemarmo Solo.
Perbedaan utama terletak pada status Bandara Soekarno-Hatta: Warta Ekonomi menyatakan bandara dibuka kembali pada 8 September 2026, sementara CNN Indonesia menganggap penutupan Soekarno-Hatta sebagai penyebab pengalihan penumpang ke bandara alternatif. Singapore Airlines dan Garuda Indonesia adalah maskapai yang menggunakan skema pengalihan tersebut.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
Angkasa Pura Siapkan Bus-Kereta Gratis di Bandara Alternatif Soetta
7 September 2026 pukul 12.38 · Baca aslinya ↗
Warta Ekonomi
6 Bandara Kembali Dibuka Usai Terpapar Abu Erupsi Gunung Anak Krakatau, Termasuk Soetta
8 September 2026 pukul 07.05 · Baca aslinya ↗