Abu Letusan Krakatau Sampai ke Tangerang, Warga Diminta Pakai Masker
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Letusan Gunung Api Anak Krakatau sejak Jumat (4/9) menyebabkan abu vulkanik menyebar hingga Tangerang, Provinsi Banten. BPBD Banten memeluarkan imbauan waspada dan menyuruh masyarakat memakai masker serta meningkatkan kewaspadaan. Abu vulkanik membawa ancaman serius terhadap kesehatan, termasuk masuk angin, iritasi mata, dan gangguan pernapasan. Tiga bandara di sekitar erupsi ditutup sementara, menyebabkan jadwal penerbangan harus diubah. Netizen di Tangerang melaporkan abu menutupi balkon rumah. Masyarakat dianjurkan menindakan luar, menutup pintu/jendela, dan menggunakan masker saat beraktivitas di luar.
Akibat penyebaran abu vulkanik, warga Tangerang mencari masker secara mendadak. Banyak toko grosir dan eceran di Kawasan Poris Indah, Cipondoh, Tangerang ramai dikunjungi warga yang mengantre panjang hingga menyebabkan kemacetan lalu lintas. Beberapa toko membatasi pembelian maksimal satu boks masker per orang. Harga masker naik dari Rp15.000 menjadi Rp18.000-Rp20.000 per boks. Warga seperti Kamila (24) dan Rini (40) mengaku rela menunggu antrian panjang demi mendapatkan masker sebagai pelindung dari abu yang menyelimuti Tangerang, yang membuat debu melimpah di teras rumah dan lantai menjadi licin.
Perbedaan dilaporkan terkait harga masker sebelum kenaikan tidak disebutkan secara eksplisit oleh satu media, sementara media lain melaporkan kenaikan dari Rp15.000 ke Rp18.000-Rp20.000 per boks. Selain itu, tidak semua sumber menyebutkan penutupan tiga bandara atau dampaknya pada jadwal penerbangan.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Abu Letusan Krakatau Sampai ke Tangerang, Warga Diminta Pakai Masker
6 September 2026 pukul 09.15 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Warga Tangerang Berebut Beli Masker Imbas Abu Vulkanik Anak Krakatau
7 September 2026 pukul 07.36 · Baca aslinya ↗