Abu Vulkanik Anak Krakatau Mengakibatkan Penutupan Beberapa Bandara di Indonesia
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyatakan bahwa operasional kembali delapan bandara yang ditutup akibat abu vulkanik Gunung Anak Krakatau hanya akan dilakukan setelah keselamatan dapat dipastikan. Penutupan ini, yang berlaku hingga Senin (7/9) pukul 09:00 WIB, meliputi Bandara Soekarno-Hatta, Halim Perdanakusuma, Husein Sastranegara, dan lima bandara lainnya. Untuk memantau situasi, Kemenhub melakukan uji paparan abu setiap 30 menit di seluruh bandara yang terdampak. Dudy menekankan bahwa keputusan dibuka atau ditutupnya bandara sangat bergantung pada kondisi dinamis yang dilaporkan oleh BMKG, termasuk perubahan arah angin dan lapisan ketinggian yang cepat berubah. Jika kondisi memungkinkan, pesawang yang akan beroperasi wajib melalui pemeriksaan khusus untuk memastikan tidak ada abu vulkanik yang menempel pada mesin.
Penutupan Bandara Soekarno-Hatta akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau memaksa penumpang untuk mencari rute alternatif ke Jakarta. Azizah, penumpang dari Maumere, harus mengubah rencana penerbangannya dari Kupang ke Jakarta yang dibatalkan, lalu beralih ke rute Kupang-Surabaya sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Jakarta. Namun, tingginya permintaan menyebabkan tiket ke Surabaya habis, sehingga ia harus menunggu dan mengurus refund tiket yang dibatalkan dengan proses pencairan satu hingga dua bulan. Jefri, penumpang lain, lebih antisipatif dengan menerima pemberitahuan pembatalan sehari sebelumnya, langsung melakukan refund online dan mengubah rutenya ke Kupang-Surabaya-Jakarta via kereta.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
JawaPos
Abu Vulkanik Anak Krakatau Hentikan Operasional Bandara, Ini Penjelasan Menhub
7 September 2026 pukul 08.15 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
Bandara Ditutup, Penumpang Terpaksa Tembus Jalur Darat ke Jakarta
7 September 2026 pukul 13.15 · Baca aslinya ↗