Aktivitas Erupsi Gunung Semeru, Ili Lewotolok, dan Anak Krakatau
Rangkuman gabungan dari 3 media · disusun dengan AI
Pada Rabu (9/9), empat gunung berapi di Indonesia meletus. Gunung Semeru meletus dua kali pukul 00.15 dan 05.11 WIB. Gunung Ili Lewotolok meletus dua kali pukul 05.03 WITA dengan kolom abu 500 meter dan pukul 05.56 WITA dengan kolom abu 600 meter. Gunung Anak Krakatau meletus pukul 00.47 WIB dengan amplitudo maksimum 51 mm dan durasi 28 detik. Seluruh erupsi tercatat seismograf meski visual tidak teramati langsung.
Terkait Anak Krakatau, terdapat perbedaan data waktu aktivitas. Satu sumber menyebut erupsi terjadi Rabu (9/9), sementara sumber lain mencatat episode erupsi menerus selama 25 jam dari 4 September pukul 23.07 WIB hingga 6 September 2026 pukul 00.04 WIB, diikuti 13 kali erupsi Strombolian hingga 10 September 2026 pukul 06.00 WIB. Kepala Badan Geologi Lana Saria menginterpretasikan erupsi Strombolian sebagai akhir episode erupsi menerus.
Anggota IABI, Daryono, menjelaskan interaksi dua arah antara erupsi dan gempa. Migrasi magma dapat memicu gempa vulkanik akibat rekahan batuan atau runtuhnya kantong magma. Sebaliknya, gempa tektonik dapat memicu erupsi jika gunung api sedang aktif dengan magma cair dan gas berlimpah melalui perusakan stabilitas kantong magma atau pembukaan celah patahan baru.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNN Indonesia
4 Gunung Meletus Hari Ini: Ili Lewotolok, Ibu, Anak Krakatau, Semeru
9 September 2026 pukul 05.38 · Baca aslinya ↗
CNBC Indonesia
Krakatau Meletus Bisa Picu Gempa? Ini Penjelasan Pakar Bencana
9 September 2026 pukul 14.35 · Baca aslinya ↗
SINDOnews
Anak Krakatau Alami 13 Kali Erupsi Strombolian usai Meletus selama 25 Jam
10 September 2026 pukul 12.14 · Baca aslinya ↗