Jakarta · Jumat, 11 September 2026Cari
WargaKonoha

Aljazair Memutuskan Hubungan Diplomatik dengan UEA, Kementerian Luar Negeri Belum Komentar

Aljazair memutuskan memutuskan hubungan diplomatik dengan Uni Emirat Arab (UEA) pada hari Kamis, 10 September 2026. Pemerintah Aljazair menyatakan telah berusaha berbagai cara untuk mempertahankan hubungan sebelum mengambil keputusan ini, namun belum merilis alasan resmi di balik pemutusan tersebut. Kementerian Luar Negeri UEA belum memberikan komentar terkait langkah ini. Dalam beberapa waktu terakhir, media pemerintah Aljazair sering mengkritik keras UEA, tuding UEA bertindak untuk memicu perselisihan di kawasan. Pada tahun sebelumnya, Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune menyatakan bahwa hubungan dengan negara-negara Teluk tetap hangat, kecuali satu negara yang tidak disebutkan secara eksplisit. Ia menyebut Arab Saudi, Kuwait, Oman, dan Qatar sebagai saudara, sementara mengklaim satu negara di Timur Tengah sedang mencoba mengintervensi urusan dalam negeri Aljazair untuk menciptakan ketidakstabilan. Eskalasi ketegangan antara kedua negara semakin terasa pada Februari 2026 ketika Aljazair membatalkan kesepakatan layanan udara dengan UEA yang sebelumnya ditandatangani pada Mei 2013. Sementara itu, Aljazair membatalkan kesepakatan layanan udara dengan UEA pada Februari 2026 dan menutup wilayah udara untuk semua pesawat Emirat, memberikan waktu 48 jam kepada Duta Besar UEA di Aljazair untuk mematuhi keputusan ini.

Menurut tiap media