Anak Krakatau erupsi 25 jam lalu 8 kali Selasa, Badan Geologi catat fase Strombolian
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan mengalami erupsi menerus selama 25 jam, dari Jumat (4/9) pukul 23.07 WIB hingga Minggu (6/9) pukul 00.04 WIB, yang kemudian diikuti oleh tiga kali erupsi strombolian. Badan Geologi mencatat delapan kali erupsi pada Selasa (8/9) dengan durasi 10-15 detik dan abu vulkanik tidak menyebar lebih dari tiga kilometer. Perbedaan dilaporkan terkait jumlah dan waktu erupsi antar dua sumber.
Badan Geologi menyatakan gunung masih dalam fase Strombolian dengan status Level III (Siaga). Kepala BMG Lana Saria menyatakan penurunan aktivitas seismik sejak 5 September. Ancaman utama meliputi lontaran batu pijar, hujan abu lebat, dan potensi aliran lava.
Masyarakat dianjurkan menjaga jarak 3 km dari pusat aktivitas, mengurangi aktivitas di luar rumah, dan menggunakan masker jika terpapar abu vulkanik. Penyebaran abu tergantung arah angin dengan amplitudo dan durasi erupsi terbatas.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Detik.com
Erupsi Menerus Anak Krakatau Berakhir Usai 25 Jam, Ganti Letusan Strombolian
7 September 2026 pukul 11.53 · Baca aslinya ↗
CNN Indonesia
Badan Geologi: Anak Krakatau 8 Kali Erupsi saat Penerbangan Dibuka
8 September 2026 pukul 16.30 · Baca aslinya ↗