Jakarta · Kamis, 3 September 2026Cari
WargaKonoha

ANTAM Catat Laba Rp6,91 T, Dipicu Pertumbuhan EBITDA dan Penjualan Emas

PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTAM) mencatat laba bersih Rp6,91 triliun pada Semester I-2026, naik 34% dari Rp5,14 triliun pada 1H25. Pertumbuhan didukung oleh kenaikan EBITDA hingga Rp9,62 triliun (+35%), laba kotor Rp10,85 triliun (+32%), dan laba usaha Rp8,44 triliun (+38%). Nilai ekuitas naik 14% menjadi Rp38,53 triliun, sementara aset total tumbuh 27% mencapai Rp61,27 triliun. Likuiditas perusahaan tetap kuat dengan kas dan setara kas sebesar Rp9,23 triliun.

Penjualan bersih ANTAM mencapai Rp62,71 triliun, tumbuh 6% dari Rp59,02 triliun pada 1H25. Produk emas menjadi kontributor terbesar dengan 80% dari total penjualan, atau Rp50,39 triliun (+1%). Segmen nikel berkontribusi 17% (Rp10,41 triliun, +32%), sementara bauksit dan alumina menyumbang 3% (Rp1,88 triliun, +28%). Produksi emas mencapai 433 kg, dengan volume penjualan 18.080 kg. Direksi menekankan komitmen mempertahankan disiplin pengelolaan modal kerja, cash conversion, dan alokasi modal yang prudent.

Laba bersih per saham dasar sepanjang semester I-2026 tercatat sebesar Rp265,85 per saham, naik 36% dari Rp195,43 per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya. Dengan portofolio komoditas yang terdiversifikasi dan likuiditas yang terjaga, perusahaan siap memasuki kuartal kedua 2026 dengan fundamental kokoh untuk mencapai pertumbuhan berkelanjutan.

Menurut tiap media