Jakarta · Kamis, 17 September 2026Cari
WargaKonoha

Antrean BBM di SPBU Sulsel dan Makassar: Pemerintah Bungkam dengan Aturan dan Pembakuan Stok

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memastikan stok BBM nasional cukup untuk 18-20 hari ke depan, menanggapi antrean panjang di sejumlah SPBU di Sulawesi Selatan dan Makassar. Bahlil menyampaikan bahwa antrean tidak disebabkan kekurangan stok, melainkan karena sebagian pengguna mengisi BBM untuk tujuan tidak langsung, seperti memanfaatkan kapasitas tangki kendara yang diperbesar melebihi batas normal. Dirjen Migas Laode Sulaeman menambahkan bahwa modus penyimpangan ini melibatkan kendara dengan tangki dimodifikasi hingga 50-75% lebih banyak dari kapasitas standar, sehingga memperpanjang waktu tunggu di SPBU.

Pemerintah juga menyusun aturan untuk mencegah orang kaya yang seharusnya menggunakan BBM nonsubsidi beralih ke BBM subsidi. Bahlil meminta masyarakat yang mampu, termasuk pemilik mobil mewah, untuk tidak menggunakan BBM subsidi agar bantuan tepat sasaran. Aturan ini sedang diformulasikan untuk penyaluran BBM subsidi yang lebih tepat.

Fenomena El Nino turut mempengaruhi distribusi BBM, terutama melalui pendangkalan sungai yang memaksa pengiriman dialihkan ke truk, memperpanjang waktu distribusi. Akibatnya, kedatangan dan keluarnya BBM di SPBU terjadi bersamaan, memicu antrean panjang. Pemerintah melakukan koordinasi antara Kementerang ESDM, Pertamina, BPH Migas, dan Pemerintah Daerah Makassar untuk mengatasi situasi ini, dan inovasi penanganan lintas instansi berhasil mereduksi antrean di sejumlah SPBU.

Menurut tiap media