Jakarta · Minggu, 4 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Arab Saudi Gelar Rapat Darurat Pakta Pertahanan Mekkah, Houthi Serang Fasilitas Aramco

Arab Saudi akan menggelar rapat darurat komite pertahanan politik strategis dalam kerangka Pakta Pertahanan Mekkah, yang melibatkan Pakistan, Turki, dan Arab Saudi. Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyampaikan bahwa pertemuan ini akan dilaksanakan pada pekan depan dan akan fokus pada ancaman serangan Houthi terhadap kerajaan tersebut. Pakta ini ditandatangani pada Agustus, beberapa pekan sebelum serangan Houthi diluncurkan terhadap Arab Saudi. Lebih dari enam negara tertarik untuk bergabung dengan pakta pertahanan ini, menunjukkan komitmen regional dalam menghadapi ancaman keamanan yang muncul. Pertempuran sengit juga terus berlangsung di wilayah barat laut Yaman, dengan ledakan artileri yang terdengar selama berjam-jam dan bahkan terlihat dengan mata telanjang. Di garis depan wilayah timur Yaman, kedua belah pihak yang berseteru saling melakukan serangan dengan artileri berat dan rudal, menandakan eskalasi konflik yang belum mereda.

Sementara itu, Kelompok Houthi di Yaman mengklaim menyerang fasilitas Aramco di Riyadh, Arab Saudi, dengan rudal balistik dan drone pada Sabtu (3/10/2026). Seorang wartawan AFP melaporkan kepulan asap dan kobar api di lokasi tersebut. Dalam 24 jam terakhir, pasukan angkatan darat Yaman melaporkan 474 operasi melawan Houthi, dengan 1.540 anggota Houthi tewas dan 216 kendaraan militer hancur. Operasi fokus pada wilayah Yaman termasuk Taiz, Sanaa, dan lain-lain, berhasil menghentikan kemajuan Houthi di Taiz.

Peristiwa ini menunjukkan dua dimensi konflik yang berbeda: satu sisi keamanan regional melalui pembentukan aliansi pertahanan, dan sisi lain serangan langsung Houthi terhadap infrastruktur strategis Arab Saudi. Sementara media SINDOnews menekankan pada diplomasi pertahanan dan eskalasi di Yaman, Detik.com lebih fokus pada klaim serangan Houthi dan operasi militer Yaman melawan kelompok tersebut.

Menurut tiap media