AS-China Perjanjian Turunkan Tarif Dagang, Proyeksi Nilai dan Produk Berbeda
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
China dan Amerika Serikat sepakat memotong tarif atas barang impor, namun kedua sumber melaporkan angka dan cakupan yang berbeda. CNBC Indonesia melaporkan pemotongan tarif atas barang impor senilai US$60 miliar, dengan China mengimpor 10 juta metrik ton batu bara per tahun dari AS pada 2027-2028 dan akses pasar 30% ekspor AS ke China. Sementara itu, Liputan6.com menyatakan total pemotongan tarif masing-masing negara sebesar US$30 miliar (Rp540 triliun), atau Rp1.080 triliun secara gabungan, yang diumumkan 28 September 2026 setelah KTT Trump-Xi di Washington dan membentuk Board of Trade AS-China.
Produk yang mendapatkan tarif rendah juga tidak sepenuhnya sejalan. CNBC Indonesia mencantumkan jagung, gandum, sorgum, daging, susu, minyak sayur, ikan, kayu gelondongan, kosmetik, dan peralatan medis dari China; serta mesin kopi, pemanggang roti, selimut, seprai, mainan, dan kursi mobil anak dari AS. Liputan6.com menyebutkan perawatan rambar dan makanan hewan kemasan sebagai contoh, namun tidak merinci daftar lengkapnya.
Kedua negara juga sepakat memperpanjang gencatan senjata perdagangan hingga 10 Januari 2027, meskipun Liputan6.com menambahkan bahwa kedua belah pihak sebelumnya membatasi kenaikan tarif setelah gencatan musim gugur 2025 yang diperpanjang hingga Januari 2026. CNBC Indonesia melaporkan kesepakatan komunikasi untuk menangani insiden AI dan kanal dialog lanjutan yang akan dibuka pada November 2026.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
CNBC Indonesia
Semua Bisa Nafas Lega, Perang Dagang AS-China Fix Damai Sementara
29 September 2026 pukul 06.05 · Baca aslinya ↗
Liputan6.com
AS-China Sepakat Turunkan Tarif Barang Rp 1.080 Triliun, Ini Daftarnya
29 September 2026 pukul 13.35 · Baca aslinya ↗