AS Larang Operasional Maskapai Iran Global, China Kecam Sanksi Sepihak
Rangkuman gabungan dari 2 media · disusun dengan AI
Amerika Serikat mengumumkan kebijakan baru yang akan melarang seluruh maskapai penerbangan Iran untuk mengoperasikan penerbangan secara global mulai 23 September 2026. Menteri Keuangan AS Scott Bessent menyatakan bahwa negara-negara yang tetap memberikan layanan seperti pengisian bahan bakar, pendaratan, atau penjualan tiket kepada maskapai Iran akan berisiko ditindak sanksi dan dikeluarkan dari sistem dolar AS. Kebijatan ini disebut sebagai bagian dari peningkatan tekanan ekonomi Washington terhadap Teheran di tengah konflik yang masih berlangsung.
China secara tegas mengecam langkah ini, menyebutnya sebagai "sanksi sepihak ilegal" yang tidak memiliki dasar hukum internasional atau otorisasi dari Dewan Keamangan PBB. China, sebagai mitra ekonomi utama dan pendukung diplomatik Iran, menegaskan penolakannya terhadap kebijakan semacam ini. Kecaman China disampaikan tepat sebelum pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping yang dijadwalkan pada 24 September di Washington DC, di mana isu Iran diperkirakan akan menjadi salah satu topik pembahasan.
Asosiasi Maskapai Penerbangan Iran menyampaikan kepriwaian terhadap dampak sanksi tersebut, menilai bahwa langkah berkelanjutan dapat mengganggu layanan penerbangan sipil yang penting untuk pariwisata, pengobatan, pendidikan, bisnis, dan kunjungan keluarga. Mereka juga merujuk pada prinsip Konvensi Chicago yang menjamin penerbangan sipil internasional tetap aman dan inklusif. Belum ada tanggapan langsung dari otoritas Iran terkait kebijatan ini.
Bagikan
Menurut tiap media
Judul dan sudut masing-masing portal, apa adanya.
Warta Ekonomi
Menkeu AS Pastikan Semua Akses Penerbangan Iran Dihentikan Total Mulai 23 September
22 September 2026 pukul 09.16 · Baca aslinya ↗
Detik.com
China Kecam AS Larang Maskapai Iran Beroperasi: Sanksi Sepihak Ilegal!
22 September 2026 pukul 15.20 · Baca aslinya ↗