Jakarta · Selasa, 25 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Kebakaran Hutan Kalimantan dan Asap Lintas Negara: BNPB Imbau Kolaborasi, Pemerintah Deploy 52 Pesawat

Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan menyebabkan asap tebal yang memengaruhi penampilan matahari berwarna merah di Palangkaraya, serta mengganggu operasi penerbangan di sejumlah lokasi seperti Jabiren, Tanjung Taruna, dan Taman Nasional Sebangau. Menurut BMKG, penyebaran asap ini dipengaruhi oleh pola angin musiman yang membawa asap melewati batas wilayah Indonesia ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Fenomena ini dijelaskan sebagai bagian dari dinamika atmosfer rutin, bukan faktor eksternal lain.

BNPB mencatat 1.842 hotspot di Kalimantan, dengan Kalimantan Tengah paling banyak (976 titik panas), diikuti Kalimantan Barat (489 titik). Untuk mengatasi kebakaran, pemerintah Indonesia telah mengerahkan 52 pesawat, termasuk 30 pesawat di Kalimantan dan 22 pesawat di Sumatra, untuk operasi pemadaman melalui patroli, water bombing, Operasi Modifikasi Cuaca, hingga penegakan hukum. BNPB juga meminta negara tetangga tidak saling menyalahkan terkait asap karhutla karena tidak mengenal batas administrasi maupun batas negara.

BNPB menekankan pentingnya penanganan kolaboratif tanpa memperdebatkan sumber asap secara spekulatif. Fokus utama adalah mengendalikan api dari sumbernya agar produksi asap dan dampak lintas batas dapat diminimalisir. Semua upaya teknis dan mitigasi sebaran asap dikoordinasikan oleh BNPB, dengan dukungan TNI AU dalam operasi penerbangan.

Menurut tiap media