Jakarta · Senin, 31 Agustus 2026Cari
WargaKonoha

Asing Net Buy dan IHSG Fluktuatif di Pekan Transisi Agustus 2026

Investor asing melakukan aksi beli bersih pada saham-saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama perdagangan 24-28 Agustus 2026. Total nilai transaksi saham mencapai Rp34,87 triliun, dengan foreign buy sebesar Rp17,57 triliun dan foreign sell Rp17,29 triliun, sehingga asing membukukan net buy Rp279,2 miliar. Saham PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) menjadi yang paling banyak diborong asing dengan nilai net buy mencapai Rp1,22 triliun, diikuti oleh PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) dengan Rp582,1 miliar, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp387 miliar, PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (EXCL) Rp238,9 miliar, dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA) Rp178,6 miliar.

Sepanjang pekan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) cenderung fluktuatif. IHSG dibuka di level 6.501,67 pada Senin, kemudian turun 1,48% ke 6.405,69 pada Rabu, dan pulih naik 1,81% ke 6.521,75 pada Kamis. Pada Jumat, IHSG koreksi tipis 0,06% ke 6.518,12. Secara keseluruhan, IHSG turun sekitar 0,12% dibandingkan penutupan pekan sebelumnya di 6.525,69.

Sementara itu, pada sesi perdagangan pertama Senin (31 Agustus), IHSG menutup melemah ke level 6.517,24 dengan penurunan 0,88 poin (-0,01%). Nilai transaksi mencapai Rp10,33 triliun dengan volume 26,36 miliar lembar saham dan frekuensi 1,39 juta kali. Enam saham utama mengalami kenaikan signifikan, termasuk SRSN naik 29,73%, KOTA 25,47%, dan BALI 25,0%. Di sisi lain, delapan saham turun, termasuk RGAS -14,95%, TMPO -14,81%, dan DWGL -14,29%. Mayoritas indeks pasar saham Asia juga melemah, kecuali Straits Times Index Singapura yang naik 0,53%.

Menurut tiap media