Jakarta · Senin, 5 Oktober 2026Cari
WargaKonoha

Bakom RI Bentuk Tim Pantau Distorsi AI, Syahganda Dilantik Jadi Kepala

Presiden Prabowo Subianto melantik Syahganda Nainggolan sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI dan Fadli Hartono sebagai Wakilnya di Istana Negara, Jakarta, pada Jumat, 2 Oktober 2026. Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 106/P Tahun 2026, dan menandai pergantian ketiga dalam posisi Kepala Bakom sejak transformasi dari Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) menjadi Badan Komunikasi Pemerintah pada September 2025. Syahganda menggantikan M Qodari yang ditugaskan sebagai Sekretaris Wantimpres.

Dalam pelantikannya, Syahganda mengumumkan rencana pembentukan tim khusus untuk memantau dan menganalisis dampak algoritma serta kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi mendistorsi pesan dan pemikiran Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, tantangan terbesar dalam komunikasi pemerintah saat ini adalah distorsi yang ditimbulkan oleh teknologi digital, sehingga perlu ada upaya aktif untuk memastikan pesan presiden sampai ke publik dengan akurat. Ia menekankan bahwa pemikiran Presiden Prabowo secara intrinsik bersifat konstitusional, namun seringkali terdistorsi oleh kemampuan AI sebelum dapat dipahami sepenuhnya oleh masyarakat.

Syahganda menyatakan bahwa pertarungan narasi di masa depan akan semakin dikuasai oleh entitas non-manusia, khususnya AI. Untuk menghadapi dinamika ini, Bakom RI akan mengantisipasi penggunaan teknologi agar komunikasi antara pemerintah dan rakyat tetap efektif dan tidak tertunda. Lembaga ini juga akan memfasilitasi dialog intensif dengan insan pers untuk menciptakan diskursus publik yang konstruktif, sekaligus berkomitmen menjadi alat yang mendukung persatuan nasional melalui komunikasi yang transparan, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.

Menurut tiap media